Ice Cream Day : Mengajari Anak Mengelola Keinginan

Bismillahirrohmaanirrohiim.

Hari Jumat (& Selasa) adalah hari2 yang selalu ditunggu2 Rayyis. Karena di hari2 itu Rayyis diperbolehkan makan es krim (atau minum susu UHT). Ehehe, itupun cuma di mangkok kecil 1/2 scoop.
Sudah sekitar sebulan lebih kami menerapkan ini, sejak Rayyis umur 2 tahun 4 bulan. Awalnya batasan seperti ini diterapkan karena Rayyis alergi pada dairy product.

Sempat ada yang mengasihani Rayyis karena kami menerapkan ketegasan seperti itu, tetapi nyatanya setelah dijalani terus disiplin seperti ini malah banyak manfaatnya. Ini disiplin sederhana dan tidak mutakhir tetapi kadang2 orang tua lupa kalo yang beginian efektif dan bisa mulai diterapkan pada batita. Pada orang dewasa pun masih efektif juga diterapkan lho, hehe. Baca lebih lanjut > “Ice Cream Day : Mengajari Anak Mengelola Keinginan”

Bolehkah Memanjakan Anak?

Ini kisah nyata yg saya saksikan sendiri.
Suatu sore seorang anak perempuan usia 2,5tahun, Bunga (bukan nama sebenarnya :p) sedang asyik nonton Baby TV. Tiba2 Papa-nya lewat didekatnya. Sontak Bunga langsung berkata pd Papanya.

Bunga: Papa, sini nonton tivi sama Bunga.. Lucu banget ini Pa..
Papa: (dg nada males) Bunga.. ‘kan bisa nonton sendiri..
Bunga: Mau ditemenin Papa, sini nonton sama Bunga..
Papa: (mukanya tambah ga enak) Kamu ini mulai deh manja2 lagi ‘kan…
Si Papa akhirnya dg terpaksa duduk di sebelah Bunga,tapi cuma beberapa menit aja. Si Papa lalu beranjak. Baca lebih lanjut > “Bolehkah Memanjakan Anak?”

Renungan Pengasuhan : Akhlak Anak

Bismillah.

Kita berharap anak berbicara dg santun & lembut.
Sudahkah kita juga berbicara dg penuh penghormatan pdnya? Atau kita sendiri malah tanpa sadar sering berteriak pd wajah kecilnya?

Kita berharap anak lekas mandiri & bertanggung jawab.
Sudahkan kita memberikan kesempatan yg leluasa pdnya utk belajar? Atau kita yg tidak mau repot menunggui prosesnya membereskan ‘hasil belajar’-nya? Baca lebih lanjut > “Renungan Pengasuhan : Akhlak Anak”

Menggendong Itu Menguatkan

Bismillahirrohmaanirrohiim.
“Bayi nangis jangan dipegang,biar ga manja!”
“Bayi nangis biarin aja, itu bagus buat paru-parunya..”
“Kok cengeng sih bayi ini, nangis terus…”
“Jangan keseringan digendong, nanti bau tangan, nanti malah ga belajar jalan..”
Pernah denger komentar2 seperti ini?
Sekarang coba kita pahami situasi para bayi. Sebelum lahir, bayi berada di rahim selama 9 bulan. Rahim & cairan ketuban menjaga bayi tetap hangat & nyaman. Situasi di rahim juga ga berisik, tenang. Nah ketika dilahirkan.. suddenly bayi harus menghadapi dunia luar. Yang berbeda sekali dg situasi nyaman di rahim. Bisa saja begitu dingin, kasar, & sendirian. Apa yang bisa dilakukan seorang bayi yg juga belum bisa bilang apa2, belum bisa mobile kemana2?
MENANGIS. Baca lebih lanjut > “Menggendong Itu Menguatkan”