Pillow Talk : Apa yang Engkau Syukuri Hari Ini, Nak?

15170967_10209598314626680_425302405296226260_n
Bismillah.
.
Menjelang tidur adalah salah satu golden times bagi orang tua & anak. Sebelum tidur saat kondisi tenang dan konon gelombang otak berada di Alfa adalah saat informasi begitu mudah masuk.
.
Selain doa sebelum tidur & membaca ayat kursi, kami biasa murojaah hafalan surat2 pendek. Saat mau tidur begini justru si sulung biasanya dengan sukarela & tenang mendengarkan surat2 pendek yang saya lantunkan. Jauh lebih fokus daripada saat sedang aktif bermain. Biasanya surat yg diulang2 saat menjelang tidur ini juga lebih mudah ‘nempel’-nya ☺️. Saat2 ini sangat bisa jadi alternatif buat Ayah Bunda yang bingung menyikapi anak2 yang susah anteng saat mau diajak menghafal Qur’an.
.
Membacakan buku termasuk salah satu kegiatan yang hampir tidak pernah ketinggalan. Ini malah yang sering bikin emaknya ketiduran duluan hehehe.
.
Selain itu ada satu dialog dg anak yang saya biasakan sebelum tidur: “Nak, sudah bersyukur untuk apa saja hari ini?”
.
“Alhamdulillah ya hari ini pagi2 bisa ikut sholat Subuh ke mesjid… Kemaren2 kan Rayyis tidur ya. Itu kemudahan dari Allah loh… Apalagi ya yang Rayyis syukuri?”
.
Biasanya Rayyis akan jawab seputar mainan dan makanan, khas keluguan anak2 ?
.
“Bisa sarapan pancake, trus di sekolah beli es lilin, jelly… Trus…”
.
“Wow asik sekali ya, trus di sekolah alhamdulillah Rayyis bisa main sama teman2 ya… Main apa?”
.
Begitulah, mengenai apa yg patut disyukuri terus saya gali sampai sebanyak2nya. Endingnya tentu menyimpulkan bahwa Allah begitu sayang pada Rayyis.
.
“Alhamdulillah Allah itu baik sekali ya… Rayyis tau? Jika kita bersyukur Allah akan tambah nikmat… Semoga kita jadi orang2 yg pandai bersyukur ya….”
.
Dialog yang sederhana barangkali tetapi bagi saya penting karena ini termasuk upaya membangun iman anak. Ulama mengatakan: “Iman itu sebagiannya Sabar, dan sebagiannya lagi SYUKUR”. Maka mengingat, menyebut2 nikmat dari Allah adalah salah satu upaya syukur dan harapannya semakin cinta, husnudzon pdNya.
.
Jadi teringat ungkapan seorang pemerhati anak usia dini, bahwa stimulasi otak terbaik untuk anak bukannya mainan canggih nan mahal apalagi gadget, stimulasi agar otak berkembang progresif salah satunya adalah dengan dialog, tanya jawab. Sederhana & gratis tetapi seringkali diabaikan.
.
Semoga kita & anak2 kita menjadi hamba2Nya yang pandai bersyukur.
.
Other parenting stories & insights:
www.ayahbundabelajar.com