KAMU KOK BERTINGKAH, NAK? : Mengelola Balita Emosi & Fisik

Diposting 5 May 2016  |  Dalam kategori Uncategorized

Bismillah.
Pada balita, entah itu tantrum, tidak mau menurut, melawan, memukul, merusak, teriak2… yang bisa saya simpulkan sepanjang pengamatan saya bertahun2 sebagai edukator & sebagai ibu penyebabnya adalah: ada kebutuhan anak baik fisik maupun psikologis yang tidak terpenuhi atau tidak tepat pemenuhannya.

FISIK

1. Terlampau banyak konsumsi: gula pasir, makanan berbahan dasar terigu (tinggi gluten), highly processed food, makanan tinggi preservatives misal yang mengandung pemanis buatan seperti aspartam.
2. Gizi kurang seimbang, kurang makan whole foods (buah & sayur), kurang intake vitamin & mineral tertentu.
3. Kurangnya penyaluran energi fisik. Tidak dijadwalkan waktu untuk olahraga atau outdoor activities. Ibarat mesin mobil tubuh anak masih baru dari pabrik jadi energi untuk bergerak masih besar & butuh disalurkan.
Jadi jika mengeluhkan kenapa anak malam2 masih saja aktif tidak karuan,orang tua bisa review dulu sebelumnya apa yang dimakan/diminum anak.

PSIKOLOGIS

1. Bosan. Aktivitas itu2 saja, kurang stimulus menantang sesuai tahap perkembangan, anak kebingungan karena jadwal hidup tidak jelas.
2. Sedang melalui suatu tahap perkembangan yang seiring waktu akan terlewati: sedang mengelola tantrum, sedang tinggi eksplorasi, sedang pesat berkembang ego/self jadi sering ‘melawan’, ‘terrible two-three’
3. Kurang penghargaan, encouragement, kasih sayang, perhatian dari orang tua
4. Gaya/cara komunikasi yang salah dari orang tua, didasari mindset yang salah pula. Mindset bahwa anak adalah beban, masalah, tidak kooperatif, bodoh, pemalas, dll.
5. Terlanjur dicap negatif: nakal, trouble maker, hiper. Perilakunya akhirnya disesuaikan dg apa yang dicapkan kepadanya.
6. Tidak ada aturan yang jelas yang disepakati antara anak & orang tua/aturan tidak dg tegas ditegakkan
7. Terlalu banyak ‘orang dewasa’ di rumah/lingkungan dengan standar aturan/& nilai yg berbeda2 ikut ‘mengasuh’ anak. Anak bingung. It takes a village to raise a child, it’s true.
8.Mengalami stresor luar biasa: pindah rumah, memiliki adik tanpa dipersiapkan untuk jadi kakak, kehilangan significant person, dll.
9.Terlalu banyak gadgeting/menonton TV.
10.Terlalu banyak larangan, kurang diberi ruang & difasilitasi untuk eksplorasi yang lebih terarah & positif.

Apa yang perlu kita lakukan sebagai orangtua?
1. EVALUASI. Apa yang belum tepat diterapkan ke anak?
2. ANTISIPASI. Seringnya masalah baru dipecahkan ketika timbul. Padahal bisa diantisipasi atau diredam sebelum mulai muncul.
3. TERUS BELAJAR. Ingat, anak tidak pernah salah dari awalnya, anak fitrahnya baik & pintar. Kita orang tua yang perlu terus tabayyun, belajar memahami apa yang terjadi dibalik sebuah perilaku, kemudian mencari solusinya.
4. TENANG. Jika orang tua belum pada kondisi mental yang baik (tenang, rileks, bersyukur) maka mau pakai teknik apapun untuk menghadapi anak,tetap tidak akan berhasil dengan baik.

Seringnya perilaku yang muncul hanya pucuk dari gunung es, hanya tampak saja, perilaku sekunder. Yang sesungguhnya terjadi, yang menjadi akar permasalahan dibawah gunung es adalah sesuatu yang lebih besar yang harus dicari tahu lebih dulu kemudian diperbaiki.

Misal seperti kemarin Rayyis tiba2 membuka buku dengan agak kasar, saya langsung tanya:
B: Rayyis ada apa? Rayyis sedang sebel ya?
R: Iya..
B: Oh, sebel sama siapa?
R: sama Ayah..
B: Memangnya ayah kenapa?
R: Dari tadi kepengen main sama Ayah tapi Ayah kerja terus
B: Oh gitu. Wah Rayyis hebat walaupun sedang sebel bisa menyampaikan perasaannya dengan baik. Alhamdulillah. Nanti sampaikan ke Ayah ya..

Jadi ternyata Rayyis merasa kurang afeksi. Setelah itu Rayyis bicara ke Ayahnya & anak-ayah inipun main bersama. Case closed.

Mohon dibaca juga:
1. Food affects mood:
http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2014/01/02/food-affects-mood.aspx
2. Buku : Feeding The Brain : How Food Affects Children by C. Keith Conners (ada Google Books-nya, bisa baca beberapa bab awal)
3. Temper Tantrum :
http://www.babycenter.com/0_tantrums_11569.bc
4. Defiance (Balita Melawan) :
http://www.babycenter.com/0_defiance-why-it-happens-and-what-to-do-about-it-ages-3-to-4_65487.bc
5. The Terrific Two:
http://ayahbundabelajar.com/the-terrific-two-perkembangan-emosi-anak-2-tahun/
6. Kesalahan Komunikasi Orang Tua :
http://ayahbundabelajar.com/kesalahan-komunikasi-orang-tua-pada-anak-by-elly-risman/
7. Too Much TV Linked Behavior Problems : http://www.webmd.com/parenting/news/20071001/too-much-tv-linked-behavior-problems
8. Anak Bingung dengan Banyaknya Orang Dewasa :
http://mommiesdaily.com/2012/02/28/jika-harus-tinggal-di-rumah-kakek-nenek/

Semoga bermanfaat.
Semoga Allah selalu membimbing kita dalam mengasuh anak2 kita.

Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *