KENALAN dengan ALLAH : Mengajar Anak Mengenal Allah

Diposting 6 February 2016  |  Dalam kategori Uncategorized

“Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh, Dek Alyas. Semoga Allah melimpahkan keselamatan, rahmat, dan barakah kepada Dek Alyas…”
Begitu kira-kira obrolan setiap pagi antara saya dengan Baby Al (3mo25d).

Dari umur 1,5 bulan dia bereaksi dengan tersenyum lebar… Kalau sekarang pake gerak2in tangan kesana kemari dengan semangat. Super cute. Masya Allah J
Mengenalkan bagaimana Allah – kasih sayang & penciptaannya (tauhid) adalah stimulasi awal yang terbaik untuk bayi. Cara paling gampang adalah sering2 ngobrol tentang Allah.

Kalau kita bukan tipe orang yang suka ngobrol cukup katakan: Laa illa ha ilallah atau Allah, Allah, Allah. Ini seperti yang dilakukan Abinya Kak Zahro putri sholihah-nya sahabat saya. Jadi kata yang pertama diucapkannya bukan Ummi atau Abi, tapi: Allah!

Masya Allah, saya merinding disko mendengarnya. Anak pertama sekali mengenal pemiliknya, yang menciptakannya: ALLAH. Semoga Allah merahmati keluarga sahabat saya ini.

“Alhamdulillah… Terima kasih ya Allah, Alyas bisa bangun dengan sehat & ceria hari ini… Alhamdulillah pagi hari yang indah ya… Nak, itu yang menciptakan awan & langit yang indah Allah lho…”

Obrolan saya lanjutkan dengan Alyas.

Lalu SYUKUR yang sebaiknya pertama-tama didengungkan kepada bayi supaya semoga tertanam landasan syukur & husnudzon yang kokoh pada diri anak kepada Rabb-nya. Juga bahwa Allah yang menciptakan alam semesta.

Otak seorang bayi membentuk 1000 triliun koneksi pada akhir tahun ke-3, 2x lipas yang dimiliki orang dewasa. Dan menghasilkan sinapsis lebih cepat pada tahun PERTAMA daripada tahun lain dalam kehidupannya. Maka upaya yang pertama menghayati proses ini semoga adalah pengenalan kepada Rabb-nya, tempat kembali nanti. Yang semoga menjadi bekal paling berharga melewati tahun-tahun berikutnya menempuh kehidupan.

Wallahu’alam.

Semoga bermanfaat.

Dari hasil belajar:
1. Seminar Jogja Islamic Home Education
2. Buku : Positive Parenting karya Mohammad Fauzil Adhiim
3. Buku: 125 Brain Games for Babies karya Jackie Silberg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *